Jumat, 12 Juli 2019

3 Langkah Membuat Video Company Profile

Untuk memulai membuat sebuah video company profile yang terancang baik dan benar. Kita harus melalui dan mengetahui tahapan-tahapan yang tepat. Karena bila kita tidak mengetahui tahapan tersebut, hasil video company profile akan mengalami proses yang kurang masksimal dan memakan waktu yang lama. sehingga apa yang ingin direpresentasikan dan dicitrakan menjadi profil perusahaan kurang tersampaikan dengan bagus. Oleh karena itu step-step atau tahapan dalam membuat sebuah video company Profile yang baik harus diketahui untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh sehingga hasil yang didapat maksimal. Acuan dalam pembuatan company profile yang baik dan benar terbagi atas tiga bagian utama yaitu:

1. Pra Produksi / Pre-Production
Tahap awal atau persiapan video company profile adalah dengan memproses materi outline dari klien yang berisi shooting objective, durasi, target audience, tempat/setting, budget dan lain lain. Setelah semua bahan-bahan materi outline terkumpul dan terseleksi, scripwriter akan mengolah bahan tersebut menjadi naskah video company profile.

Di dalam naskah video company profile umumnya terdapat narasi naskah berupa penjelasan audio, video dan keterangan scene yang membentuk alur cerita video company profile. Hasil naskah video company profile yang telah dibuat akan dikonfirmasi ulang ke klien, terkait apakah naskah video sudah tepat atau perlu ada revisi. Jika hasil naskah video company profile terdapat revisi, maka naskah akan dirubah sesuai dengan kesepakatan dan bimbingan team pra produksi dalam hal ini scripwriter dan storyboard artist. Setelah hasil naskah video company profile disetujui oleh klien, team akan mem-breakdown untuk jadwal shooting, lokasi shooting, casting, property, peralatan dan lain-lain. Segala hal yang berupa perencanaan produksi video company profile dilakukan untuk memberikan hasil maksimal dalam pembuatan profil perusahaan, oleh karena itu pada tahap ini sering dilakukan revisi konsep sebelum ke tahap produksi atau pasca produksi.
2. Produksi / Production

Merupakan tahap pelaksanaan di mana shooting video company profile dilakukan. semua hasil shooting merujuk pada naskah storyboard yang sudah dibuat ditahap pra produksi atau persiapan. Pada tahap produksi ini, team akan mengambil gambar video sesuai dengan naskah video company profile. Pengambilan gambar pada shooting video company profile tidak harus sesuai urutan scene. Biasanya diacak berdasarkan pada hal-hal termudah untuk di shooting atau memiliki kesamaan lokasi shooting.


Faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan gambar video company profile kurang lebih adalah lokasi dan avaibilitas orang-orang bersangkutan. Lokasi yang jauh akan memerlukan waktu lebih untuk ketempat tujuan dan diperlukan survey sebagai upaya menyesuaikan lokasi setempat dengan naskah video company profile. Sedangkan avaibilitas orang-orang bersangkutan terjadi karena kurang kordinasi dari pihak klien misalkan surat perizinan, ketidakhadiran talent dari klien dan persyaratan untuk shooting pada lokasi.

Pada tahap produksi ini, penting untuk mengambil stock gambar lebih banyak sebagai upaya preventif dalam kekurangan stock shoot gambar. Karena pengulangan akan memakan biaya produksi, waktu dan tenaga. Oleh karena itu tips bijak dalam mencegah hal itu adalah dengan mengadakan survey lapangan.
3. Pasca Produksi / Post Production

Setelah semua materi gambar yang didapat dalam produksi terkumpul, langkah selanjutnya yang merupakan langkah terakhir adalah pasca produksi atau editing. Sebelum memulai aktifitas editing, baik nya semua file materi shooting maupun stock gambar baik nya di tata dengan rapi dengan folder dan penamaan nya. Dan kemudian jangan lupa membuat backup pada hardisk yang berbeda.

Dalam proses editing, tahap awal adalah merangkai secara kasar / rough cut / offline editing semua materi video berdasarkan script / storyboard awal. Setelah rangkaian cerita terbentuk dengan baik, selanjutnya adalah mempermanis dengan grafis, memperhalus gambar sampai terakhir proses pewarnaan atau color grading. Dan video preview pertama telah bisa dilihat dengan klien. Biasa nya disini masih ada tahap penyesuaian atau revisi namun hal itu tidak akan menjadi masalah besar jika kita melalui semua tahapan-tahapan dimulai dari Pra Produksi yang baik. Untuk itulah betapa penting nya langkah-langkah membuat video company profile dilakukan dengan baik. Dan menghindari kesalahan fatal bahkan tidak tercapainya tujuan pembuatan video tersebut.

Demikian sharing tips kali ini, bahkan tidak hanya video company profile ya, biasa nya kita juga melakukan tiga tahap tersebut untuk semua video hasil karya kami kreatifproduction. Mulai dari dokumentasi event, filler, sosial media content, dan lain sebagainya. Bisa dilihat di bagian halaman berikut ini untuk melihat beberapa karya kami.

Sekian, selamat berkarya.

sumber :
https://www.kreatifproduction.com/3-langkah-membuat-video-company-profile/

Rabu, 30 Januari 2019

Pengertian Desain Grafis



Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

1. Kategori Desain Grafis
Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
  • Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
  • Web Desain: desain untuk halaman web.
  • Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
  • Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
  • Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.
2. Program Pengolah Grafis
Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya. 

A.   Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)

Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
  • Adobe FrameMaker
  • Adobe In Design
  • Adobe PageMaker
  • Corel Ventura
  • Microsoft Publisher
  • Quark Xpress
B.  Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
  • Adobe Illustrator
  • Beneba Canvas
  • CorelDraw
  • Macromedia Freehand
  • Metacreations Expression
  • Micrografx Designer
C. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
  • Adobe Photoshop
  • Corel Photo Paint
  • Macromedia Xres
  • Metacreations Painter
  • Metacreations Live Picture
  • Micrografx Picture Publisher
  • Microsoft Photo Editor
  • QFX
  • Wright Image
D. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
  • Adobe After Effect
  • Power Director
  • Show Biz DVD
  • Ulead Video Studio
  • Element Premier
  • Easy Media Creator
  • Pinnacle Studio Plus
  • WinDVD Creater
  • Nero Ultra Edition
E. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik. 
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
  • Macromedia Authorware
  • Macromedia Director
  • Macromedia Flash
  • Multimedia Builder
  • Ezedia
  • Hyper Studio
  • Ovation Studio Pro